PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli menyalurkan 270 unit mesin pompa air untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Bantuan ini disalurkan melalui koordinasi dengan Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla, pemerintah daerah, dan instansi terkait, menjangkau sejumlah wilayah termasuk Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau.
Penyaluran pompa air tersebut menjadi wujud kesiapsiagaan BRI dalam mendukung upaya penanggulangan bencana sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah. Selain mesin pompa, BRI Peduli turut menyediakan perlengkapan penunjang pemadaman seperti selang hisap sepanjang lima meter, selang air, dan nosel yang dapat digunakan petugas sesuai kebutuhan di lapangan.
Penanganan karhutla di Kalimantan Barat menghadapi tantangan berat, mulai dari titik api yang tersebar di sejumlah lokasi, akses menuju kawasan kebakaran yang sulit dilalui kendaraan, hingga keterbatasan sumber air. Kondisi ini menuntut kesiapan petugas dan ketersediaan sarana pemadaman yang memadai, terutama untuk menjangkau wilayah dengan kondisi geografis beragam.
Dandim 1204/Sanggau-Sekadau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya menyampaikan apresiasi kepada BRI atas bantuan mesin pompa air yang praktis dan mudah dimobilisasi. Menurutnya, tambahan sarana pemadaman ini dapat menunjang tugas personel dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan, terutama saat menangani titik api yang membutuhkan respons cepat.
"Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan karhutla. Kami mengapresiasi kepedulian BRI yang turut mendukung upaya penanggulangan dampak asap karhutla di Kalimantan Barat," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10/2026).
Karhutla juga menimbulkan berbagai risiko bagi masyarakat, terutama kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, mobilitas, hingga aktivitas ekonomi warga. Oleh karena itu, upaya pengendalian kebakaran membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan bahwa melalui program TJSL, perseroan berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi risiko bencana. Selain mendukung upaya pemadaman, BRI Peduli juga telah mengambil langkah cepat untuk membantu masyarakat yang terdampak kabut asap, terutama warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyaluran masker untuk membantu mengurangi paparan asap serta vitamin guna mendukung daya tahan tubuh masyarakat selama menghadapi kondisi tersebut. "Melalui BRI Peduli, kami berupaya hadir untuk mendukung kebutuhan penanganan karhutla, baik melalui penyediaan peralatan bagi petugas maupun bantuan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Kami berharap dukungan ini dapat membantu kelancaran upaya pemadaman, sekaligus meringankan dampak yang dirasakan warga agar mereka tetap dapat menjalankan aktivitas sehari-hari hingga kondisi berangsur pulih," pungkas Dhanny.