Warga Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mulai merasakan dampak langsung dari kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid berkapasitas 17,4 kWp. Fasilitas dengan kapasitas penyimpanan energi 43,2 kWh itu dibangun melalui Program BRI Peduli Energi Surya untuk Pedesaan dan Pemulihan Pascabencana.

PLTS tersebut menopang pelayanan publik di balai desa sekaligus kegiatan peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Menurut keterangan BRI, gangguan pelayanan akibat pemadaman listrik di balai desa diperkirakan dapat dihindari hingga 75 jam per tahun.

Pasokan energi yang lebih stabil juga berpotensi meningkatkan produksi telur BUMDes lebih dari 10 persen. Bagi warga, tambahan produksi itu berarti peluang usaha dan pendapatan desa ikut menguat.

Perubahan yang Dirasakan Warga

Kepala Desa Bojong Apad Sutisna menyatakan perubahan mulai terasa dalam kehidupan sehari-hari. Desa menjadi lebih terang, warga lebih nyaman beraktivitas pada malam hari, dan anak-anak dapat belajar dengan lebih tenang.

[Ruang Iklan: Di Dalam Artikel]

"Setelah PLTS hadir, kami benar-benar merasakan perubahan yang sangat nyata. Kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, lebih aman, dan produktif," ujar Apad, Jumat (23/10/2026).

Pelaku usaha kecil di desa, menurutnya, kini memiliki kesempatan meningkatkan produktivitas. Kehadiran PLTS juga disebut memberikan harapan baru bagi kemajuan desa.

Jangkauan hingga Wilayah Bencana

Selain di Bandung Barat, BRI Peduli menyalurkan bantuan elektrifikasi ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera. Sebanyak 1.416 unit perangkat tenaga surya portabel disalurkan untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Rinciannya, 522 unit di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan 894 unit di Kabupaten Aceh Timur. Bantuan itu menjadi sumber penerangan dan pengisian daya perangkat komunikasi bagi keluarga terdampak saat pasokan listrik belum sepenuhnya pulih.

[Ruang Iklan: Di Dalam Artikel]

Manfaat energi surya juga diperluas ke desa binaan BRI Peduli Desa BRILiaN melalui penyaluran 40 unit perangkat tenaga surya portabel. Secara keseluruhan, program ini menjangkau 1.456 kepala keluarga sebagai penerima manfaat langsung dan 8.376 jiwa sebagai penerima manfaat tidak langsung.

Kontribusi Lingkungan

Dengan total kapasitas terpasang sekitar 600 kWp, Program BRI Peduli Energi Surya berpotensi menghasilkan 585 MWh listrik bersih setiap tahun. Program ini juga berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 491,2 ton setara CO₂ per tahun.

Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan perluasan akses energi bersih merupakan bagian dari komitmen perseroan mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, energi alternatif membantu masyarakat tetap beraktivitas saat gangguan pasokan listrik maupun bencana alam.