Presiden Prabowo Subianto menegaskan kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) merupakan langkah untuk mengamankan kekayaan negara. Kebijakan ini disampaikan dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Menurut Prabowo, praktik penyelundupan, transfer pricing, dan pelaporan nilai ekspor di bawah harga sebenarnya masih terus berjalan.

"Dan sampai sekarang pun usaha-usaha penyelundupan, usaha-usaha transfer pricing, under-invoicing berjalan. Kita terpaksa mengambil tindakan untuk survival kita sebagai bangsa," kata Prabowo dalam sidang tersebut. Ia menekankan bahwa kekayaan negara harus dinikmati bangsa sendiri, bukan bocor ke luar negeri.

Dukungan Fraksi dan Peran DSI

Kebijakan ekspor satu pintu melalui DSI telah diumumkan pada Sidang Kabinet Paripurna di MPR RI, 20 Mei 2026, bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Seluruh fraksi di MPR RI menyetujui langkah tersebut. DSI, yang merupakan perusahaan BUMN, akan memonitor dan menyalurkan seluruh ekspor nasional.

"Langkah kita yang saya laporkan ke MPR di mana secara vokal seluruh fraksi menyetujui adalah bahwa kita akan menerapkan ekspor satu pintu melalui DSI, yaitu suatu perusahaan BUMN ya, PT Danantara Sumber Daya Indonesia yang akan monitor dan menyalurkan ekspor kita. Dan ini kita harapkan bisa mengamankan kebocoran-kebocoran yang terjadi selama ini," ujar Prabowo.

[Ruang Iklan: Di Dalam Artikel]

Harapan Pelaku Usaha dan Masyarakat Lokal

Bagi pelaku usaha lokal, terutama petani dan pengusaha kecil di daerah, kebijakan ini diharapkan menutup celah manipulasi harga. Selama ini, praktik under invoicing membuat harga komoditas di tingkat petani tertekan, sementara nilai jual di pasar internasional jauh lebih tinggi. Pengawasan terpusat melalui DSI dinilai dapat memperbaiki tata niaga ekspor.

Prabowo juga menyinggung soal swasembada pangan dan keberhasilan lain yang telah dicapai. "Saudara-Saudara, apa yang kita lakukan ini untuk keselamatan kita. Swasembada pangan ya, Danantara, ekspor satu pintu, begitu banyak keberhasilan kita ya. Jadi saya minta jangan kita minder lagi. Jangan... we are on the right track," tuturnya.

Dengan ekspor satu pintu, pemerintah berharap penerimaan negara dari sektor ekspor meningkat dan kebocoran akibat praktik ilegal dapat ditekan. Dampak langsung bagi masyarakat lokal adalah potensi harga komoditas yang lebih adil dan lapangan kerja yang lebih stabil di sektor pengolahan dan logistik.