PT Pertamina Patra Niaga menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan PT Len Industri dan PT PLN (Persero) untuk mengembangkan infrastruktur pengisian dan penukaran baterai motor listrik di jaringan SPBU. Perjanjian ini ditandatangani di Jakarta, Selasa (27/10), dan disaksikan pimpinan Danantara Indonesia, sebagai langkah konkret mendukung program Motor Listrik Nasional (Molinas) pemerintah.

Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky, menjelaskan kolaborasi lintas BUMN ini bertujuan memperluas ekosistem kendaraan listrik dan menyediakan solusi mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat luas. Menurutnya, transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berhenti pada penyediaan unit kendaraan, tetapi juga memerlukan ekosistem energi yang handal, mudah diakses, dan merata di berbagai wilayah.

Keterlibatan Pertamina Patra Niaga dalam proyek Molinas berfokus pada penyediaan infrastruktur hilir, termasuk pemanfaatan jaringan SPBU dan titik ritel strategis untuk diintegrasikan dengan fasilitas charging dan swapping motor listrik. Hingga kini, 837 SPBU Pertamina telah dikembangkan menjadi Green Energy Station. Sebanyak 112 unit EV Charging Station dan 122 unit Battery Swapping Station telah tersedia di SPBU untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik, termasuk motor listrik.

Transformasi SPBU menjadi Green Energy Station melalui penyediaan infrastruktur pengisian dan penukaran baterai merupakan wujud nyata kesiapan Pertamina menghadirkan ekosistem energi masa depan yang andal dan mudah diakses masyarakat. Kolaborasi tiga pilar BUMN ini diharapkan mempercepat kemandirian industri kendaraan listrik dalam negeri, sekaligus mendukung target pemerintah menurunkan emisi karbon di sektor transportasi secara berkelanjutan.

Program Molinas merupakan inisiatif strategis nasional yang diresmikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun kemandirian industri kendaraan listrik roda dua di Indonesia, mulai dari komponen lokal, manufaktur, baterai, hingga layanan purnajual. Melalui sinergi ini, Pertamina beroptimisme ekosistem kendaraan listrik nasional tumbuh mandiri dan berdaya saing global demi masa depan energi Indonesia yang lebih bersih.