Jakarta — Gelombang aksi demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar kembali bergulir di berbagai kota, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Aksi yang diikuti ribuan mahasiswa dan masyarakat sipil ini menyuarakan lima tuntutan utama, mulai dari evaluasi anggaran negara, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga penegakan hak asasi manusia. Sejumlah tokoh publik, termasuk aktor Reza Rahadian, Eva Celia, dan Zaskia Adya, turut hadir menunjukkan solidaritas bersama para demonstran.
Puncak aksi terjadi di sekitar kawasan Istana Negara dan gedung DPR RI, Jakarta, pada Selasa (28/10). Massa menuntut pemerintah meninjau ulang alokasi anggaran yang dinilai tidak pro-rakyat, mempercepat penanganan karhutla yang masih melanda sejumlah wilayah, serta menjamin perlindungan HAM dalam setiap kebijakan publik. Amnesty International Indonesia menyerukan agar aparat tidak melakukan represi dan justru mendengarkan aspirasi yang disampaikan, sebagaimana prinsip demokrasi yang dijunjung negara.
Kronologi aksi dimulai sejak pagi hari, ketika massa berkumpul di titik-titik konsentrasi sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan. Berbagai orasi disampaikan menyoroti lima poin tuntutan: evaluasi anggaran, penanganan karhutla, penguatan HAM, transparansi kebijakan publik, serta jaminan kesejahteraan rakyat. Latar belakang aksi ini adalah keprihatinan atas sejumlah kebijakan yang dinilai mengabaikan kepentingan publik, termasuk anggaran yang tidak optimal untuk sektor lingkungan dan sosial. Media nasional mencatat keterlibatan aktif generasi muda yang menghidupkan semangat Sumpah Pemuda dalam konteks kontemporer.
Sumber dari berbagai media nasional melaporkan bahwa aksi berlangsung kondusif dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan. Amnesty International Indonesia menegaskan pentingnya ruang demokrasi yang aman bagi penyampaian pendapat, seraya meminta aparat menahan diri dari tindakan represif. Pihak berwenang diminta responsif terhadap tuntutan yang masuk, bukan sekadar mengamankan lokasi demonstrasi. Tokoh-tokoh yang hadir menambah dimensi simbolik aksi, menunjukkan solidaritas lintas profesi terhadap isu-isu nasional yang diangkat.
Dampak langsung aksi ini adalah meningkatnya tekanan publik agar pemerintah segera menindaklanjuti lima tuntutan yang diajukan. Situasi terkini menunjukkan aksi berlangsung damai, meski pengawasan tetap ketat di lokasi. Masyarakat diimbau tetap tenang, menyampaikan aspirasi secara damai, dan menghindari provokasi. KilasNesia akan terus memantau perkembangan terbaru dari lapangan.